Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemerintah fokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan bahwa pemerintah fokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan, pariwisata yang memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan, sosial, budaya, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Pemerintah fokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan
X

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan bahwa pemerintah fokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan, pariwisata yang memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan, sosial, budaya, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat lokal.

"Pariwisata Indonesia bukan sekadar tentang satu destinasi, melainkan sebuah ekosistem yang terbentang dalam berbagai lapisan geografi, budaya, alam, dan masyarakatnya," katanya dalam forum bertajuk "Leaders’ Meeting: Beyond Destinations-Reimagining Indonesia’s Tourism Future" di Jakarta, Selasa.

"Visi kami tidak hanya menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan memastikan peluang yang adil bagi seluruh masyarakat," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian.

Dalam forum yang dihadiri oleh perwakilan Harvard Indonesian Student Association (HISA) dan peminat studi tentang Indonesia, dia juga memperkenalkan keragaman daerah tujuan wisata di Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa Indonesia memiliki 12 UNESCO Global Geopark, 10 situs warisan dunia, dan 16 warisan budaya tak benda yang tercatat di UNESCO, organisasi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Selain itu, ada 6.100 desa wisata yang mencakup lima desa wisata terbaik dunia menurut UN Tourism.

Menteri Pariwisata juga memaparkan pertumbuhan positif sektor pariwisata Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa Indonesia sepanjang Januari-November 2025 menerima kunjungan 13,98 juta wisatawan mancanegara dan menerima devisa 13,82 miliar dolar AS dari pariwisata.

Menurut dia, sektor pariwisata menyerap 25,91 juta tenaga kerja per Agustus 2025.

​​​​​​​Namun, ia mengatakan bahwa masih ada tantangan-tantangan yang harus dihadapi dalam upaya pengembangan pariwisata, termasuk persaingan dengan negara tetangga seperti Thailand yang citra pariwisatanya sudah kuat berkat diplomasi kuliner global.

Di samping itu, ia melanjutkan, masih ada tantangan dalam hal konektivitas, kebijakan visa, pengelolaan lingkungan dan keamanan, manajemen pengunjung, serta ketersediaan tenaga kerja pariwisata bersertifikat.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire