Shammie siap dukung pereli muda Indonesia tampil di Rally Dakar
Pereli Indonesia Shammie Zacky Baridwan menyatakan kesiapan dirinya untuk mendukung pereli muda Tanah Air yang ingin berkompetisi di Rally Dakar, menyusul capaian bersejarah Indonesia pada ajang reli paling ekstrem di dunia tersebut.

Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Pereli Indonesia Shammie Zacky Baridwan menyatakan kesiapan dirinya untuk mendukung pereli muda Tanah Air yang ingin berkompetisi di Rally Dakar, menyusul capaian bersejarah Indonesia pada ajang reli paling ekstrem di dunia tersebut.
“Kalau memungkinkan ada atlet-atlet baru, atau ada perwakilan Indonesia yang berangkat ke sana, kita mungkin support mereka semua. Kita support mereka semua. Jadi enggak harus kita balap lagi atau apa,” kata Shammie kepada Antara di Jakarta, Selasa.
Shammie yang baru menyelesaikan kejuaraan Rally Dakar 2026 dan berhasil menjadi juara pertama di Etape 11 itu menegaskan bahwa keterlibatan dirinya di ajang Rally Dakar tahun depan tidak harus selalu diwujudkan dengan kembali turun langsung sebagai peserta, melainkan dapat berupa pendampingan dan dukungan bagi pereli Indonesia yang berani mengambil langkah untuk tampil di Dakar.
Ia menyebut keputusan untuk kembali mengikuti Rally Dakar masih belum diambil, namun dia membuka ruang selebar-lebarnya bagi generasi baru pereli nasional yang ingin menjajal ajang tersebut. Menurut Shammie, keberanian untuk memulai menjadi modal utama sebelum berbicara soal hasil.
“Kalau misalnya memang tahun depan ada atlet Indonesia lagi mau berangkat, gas, kita pokoknya support,” ujarnya.
Shammie juga berharap keikutsertaan pereli Indonesia di Rally Dakar tidak berhenti pada dirinya dan Julian “Jejelogy” Johan, melainkan berlanjut dengan lahirnya pereli-pereli baru yang mampu membawa Merah Putih ke panggung dunia.
“Untuk kita mengibarkan Bendera Merah Putih itu suatu kebanggaan buat saya. Mudah-mudahan ada lagi orang berikutnya yang bisa lebih dari saya, mengibarkan Bendera Merah Putih di podium Dakar,” kata Shammie.
Ia menutup dengan pesan bahwa pembuktian di ajang internasional seperti Dakar bukan soal apa yang diberikan negara, melainkan kontribusi dan warisan semangat yang dapat ditinggalkan bagi generasi selanjutnya.
“Jangan pernah lihat apa yang negara kasih ke kita. Tapi ada pembuktian yang kita berikan buat negara, minimal buat anak cucu kita, atau keluarga, atau orang-orang yang kita cintai,” ujarnya.




