Arsenal masih sempurna setelah hajar Inter Milan 3-1

Penyerang Arsenal Gabriel Jesus (9) merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Inter Milan pada pertandingan Liga Champions di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Selasa (20/1/2026) waktu setempat. (uefa.com)
Penyerang Arsenal Gabriel Jesus (9) merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Inter Milan pada pertandingan Liga Champions di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Selasa (20/1/2026) waktu setempat. (uefa.com)
Arsenal masih sempurna pada ajang Liga Champions setelah menghajar Inter Milan pada pertandingan ketujuh fase liga di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Selasa waktu setempat. Kemenangan atas Inter Milan ini membuat Arsenal berhasil melalui tujuh pertandingan fase Liga Champions dengan kemenangan dengan satu laga lagi untuk dimainkan, demikian catatan UEFA.
Hasil ini membuat Arsenal masih kokoh di peringkat pertama klasemen sementara fase liga Liga Champions dengan 21 poin dari tujuh pertandingan, sekaligus memastikan diri lolos ke babak 16 besar dengan status peringkat pertama.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Inter Milan turun ke peringkat sembilan klasemen sementara fase liga Liga Champions dengan 12 poin dari tujuh pertandingan, terpaut satu poin dari zona lolos otomatis ke 16 besar. Arsenal berhasil mengemas kemenangan pada pertandingan ini berkat gol Gabriel Jesus (2) dan Viktor Gyokeres, sedangkan Inter Milan sempat menyamakan kedudukan melalui Petar Sucic.
Arsenal mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu pada menit 10 setelah tembakan Jurrien Timber memantul menuju Gabriel Jesus yang selanjutnya menciptakan gol sehingga skor berubah menjadi 1-0. Inter mampu menyamakan kedudukan setelah Petar Sucic dapat menyambar bola rebound yang berhasil membobol gawang Arsenal sehingga skor kembali sama kuat 1-1 pada menit 18.
Arsenal kembali berbalik memberikan ancaman, kali ini melalui tendangan Eberechi Eze memanfaatkan bola rebound, namun bola masih melebar dari gawang Inter. Inter berupaya untuk berbalik unggul melalui tembakan yang dilepaskan oleh Marcus Thuram, akan tetapi tendangannya masih belum menemui sasaran dan melambung di atas mistar gawang Arsenal.
Jual beli serangan terus terjadi dan Arsenal mampu kembali unggul pada menit ke-31 setelah umpan Leandro Trossard dapat dimaksimalkan menjadi gol oleh Gabriel Jesus sehingga skor berubah menjadi 2-1. Federico Dimarco sempat menciptakan peluang untuk membawa Inter menyamakan kedudukan, akan tetapi tendangannya masih dapat diamankan kiper Arsenal David Raya.
Memasuki babak kedua, Arsenal kembali memperagakan permainan menyerang dan menciptakan peluang lewat tendangan Eberechi Eze yang masih dapat diamankan kiper Inter Yann Sommer. Skuad asuhan Mikel Arteta terus memberikan ancaman ke lini pertahanan Inter, kali ini melalui tendangan Trossard, namun bola masih melebar dari gawang.
Inter sempat memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan melalui tendangan yang dilepaskan Francesco Pio Esposito, akan tetapi tembakannya keluar dari lapangan. Arsenal berhasil memperlebar keunggulan mereka menjadi 3-1 ketika pertandingan memasuki menit ke-84 setelah tembakan keras Viktor Gyokers sukses membobol gawang Inter.
Pada waktu yang tersisa, Arsenal tetap tampil lebih baik ketimbang Inter, namun hingga laga usai, skor 3-1 untuk kemenangan tim tamu tetap bertahan.




